Edisi April 22

Festival Literasi TariDunia seni tidak mungkin lepas dari apa yang disebut sebagai intelektualitas. Meskipun kata “rasa” seringkali terdengar dalam pembicaraan tentang penciptaan seni, hal itu tidak berarti bahwa suatu karya seni hanya diciptakan berdasarkan “rasa” saja. Kemampuan mendapatkan dan mengeksplorasi “rasa”, dengan suatu dan lain cara, juga terikat erat dengan daya intelektualitas. Seni membutuhkan rasa dalam prsoes penciptaannya, untuk kemudian memproduksi rasa, sebagaimana di saat yang sama penciptaan seni membutuhkan intelektualitas dan sekaligus memproduksi intelektualitas.

Page 1 of 2 1 2
ASETI